10 Oktober 2010

ONE-WAY ANOVA



 "The one-way analysis of variance (ANOVA) is an extension of the independent t-test. It is used when the researcher is interested in whether the means from several (>2) independent group differ. For example, if a researcher is intersted in investigating whether four ethnic groups differ in their IQ scores, the one-way ANOVA can be used" (Robert Ho, 2006)

One-Way ANOVA termasuk dalam analisis perbandingan. Analisis ini digunakan untuk membandingkan apakah terdapat perbadaan rata-rata dari 2 atau lebih kelompok data untuk suatu kategori tertentu. Asumsi yang digunakan dalam analisis ini adalah :
  1. Variabel data berdistribusi normal
  2. Homogenitas varians antar kelompok data.

Untuk menguji asumsi analisis varians (homogenitas varians) digunakan Levene statistik (dalam test of table homogenity of variance). Sedangkan uji F digunakan untuk menguji perbedaan rata-rata data (dalam tabel ANOVA).

Apabila terdapat 3 kelompok data yang dibandingkan/diuji, dan hasilnya terdapat perbedaan di antara ketiga data tersebut maka dapat dilakukan uji lanjutan. Uji lanjutan ini adalah uji Post Hoc Multiple Comparison yang berguna untuk mengetahui perbedaan rata-rata masing masing kategori yang signifikan.
Contoh kasus
Perusahaan ingin membandingkan rata-rata penjualan miniman kaleng merk A di tiga kota yaitu Semarang, Yogyakarta, dan Solo. Apakah ada perbedaan yang signifikan terhadap rata-rata penjualan di tiga kota tersebut?
Langkah-langkah analisis
  1. Klik Analyze > Compare means > One-Way ANOVA
  2. Masukkan variabel penjualan ke Dependent List
  3. Masukkan variabel kota ke Factor List
  4. Klik Option, pilih Descriptive dan Homogenity of variance test
  5. Klik tombol Post Hoc dan pilih LSD atau Bonferoni
  6. Klik Continue, kemudian OK
Silahkan download artikelnya [PDF]