AMOS (Analysis of Moment Structures) merupakan salah satu program analisis Sructural Equation Modeling (SEM) berbasis kovarian yang sangat dikenal. Salah satu keunggulan program ini karena user friendly. program ini menyediakan kanvas pada menu Amos graphic. Tidak seperti program SEM lainnya, kita harus menuliskan program yang sangat rumit sebelum menganalisisnya. Dengan Amos kita tidak menulis program tersebut, namun software akan membaca sendiri sesuai dengan gambar yang kita buat.
Menu Amos graphic menyediakan kanvas dengan ikon-ikon yang mudah diingat untuk menggambar sebuah model. Penulis kali ini menggunakan AMOS 18.0. Tampilan menu Amos Graphic dapat dilihat pada gambar dibawah ini.
- Rectangle icon : menggambar observed variable
- Oval icon : menggambar unobserved variable
- Indicator variable : menggambar laten variabel dan indikatornya
- Path icon : menggambar garis panah tunggal
- Covarian icon : menggambar garis panah ganda
- Error icon : menggambar variabel eror
- Title icon : menulis judul model
- Variable list (I) icon : menampilkan variabel digambar
- Variable list (II) icon : menampilkan variabel di model
- Single selection icon : memilih satu gambar
- Multiple selection icon : memilih semua gambar
- Multiple deselection icon : deselect semua gambar
- Duplicate icon : copi/dplicasi gambar
- Move icon : memindah gambar
- Erase icon : menghapus gambar
- Shape change icon : menggubah ukuran gambar
- Rotate icon : menggubah indikator variabel
- Reflect icon : merefleksikan gambar
- Move parameter icon : memindah nilai parameter
- Scroll icon : menempatkan gambar ke bagian lain
- Touch-up icon : merapikan gambar
- Data file icon : memilih data
- Analyse properties icon : properti analisis
- Calculate estimates icon : menganalisis
- Clipboard icon : mengkopi gambar
- Text output icon : memilih data hasil analisis dalam bentuk teks
- Save diagram icon : menyimpan gambar/model
- Object properties icon : mendefinisikan properti variabel
- Drag properties icon : memindah properti objek
- Setiap konstruk yang posisinya sebagai kriteria harus memiliki eror
- Setiap pengukuran harus mengandung eror. Besarnya eror adalah sama yaitu satu. Kecuali pada model regresi, Konstruk yang posisinya sebagai prediktor bisa tidak dilibatkan tetapi masing-masing prediktor harus dihubungkan dengan garis korelasi.
- Setiap konstruk laten masing-masing minimal mempunyai satu vaiabel terukur
- Setiap konstruk laten yang memiliki beberapa indikator, salah satu arah panah yang menuju indikator harus diberi bobot 1.
- Menyiapkan data. Data disimpan dalam format SPSS (.sav) supaya nanti Amos dapat menganalisis data tersebut. Tentunya dilakukan dengan menghubungkan model yang dibuat. Langkahnya File > Data file & File name. Pilih lokasi tempat menyimpan data. Klik Open > OK.
- Memilih keluaran analisis. Klik View > Analysis propertises > Output. Tandai (centang) antara lain : minimation history, standardized estimate, squared multiple correlation, test for normality and outlier, modification indices dan lain sebagainya.
- Gambar sesuai dengan model yang diinginkan.
- Memberi nama setiap konstruk. Caranya klik kanan pada objek, pilih project properties. Ketik nama pada variable name.
- Pada konstruk laten selain diberinama juga pemberian bobot. Caranya klik parameter kemudian tulis angka 1.
- Mengambil data. Setelah model/gambar selesai, saatnya mengambil data. Caranya klik View &Variable Data Set. kemudian muncul variable data set, lakukan drag and drop sesuai dengan nama variabelnya.
- Melakukan analysis. Klik Analyse & Calculate Estimate
- Menampilkan tabel ahasil analisis. Klik View &Text Output.
Baca juga :
2. Structural Equation Modeling
3. Regresi berganda Dengan AMOS
4. Uji Kesesuaian Fit Model SEM
Referensi :
Byrne,B.M.(2010).Structural Equation Modeling with AMOS: Basic Concepts, Applications, and Programming 2nd.New York: Rouledge Taylor & Francis
Kline,R.B. (2011). Principles and Practice of Structural Equation Modeling 3rd. New York London: Guilford Press
Loehlin,J.C.
(2004). Latent Variable Modeling 4th: an Introduction to factor,path,
and structural equation analyisis. New Jersey London: Lawrence Erlbaum
Association
Maruyama,G.M. (1997). Basics of Structural Equation Modeling. London New York: Sage Publication
Mulaik,S. (2009). Linear Causal Modeling with Structural Equations. London New York: CRC Press
Muller,R.O. (1996). Basic Principles of Structural Equation Modeling : An Introduction of Lisrel and EQS. New York: Springer
Raykov,T
and Marcoulides,G.A. (2006). A First Course in Structural Equation
Modeling 2nd. New Jersey London: Lawrence Erlbaum Associates