13 Juli 2013

Uji Outer Model Pada PLS-Path Modeling

Dalam model SEM yang berbasis varian atau PLS-Path Modeling, model ini terdiri dari Outer model  (model pengukuran) dan Inner model (model structural ). Dengan demikian evaluasi  model pada PLS-PM juga terdiri 2 tahap yaitu evaluasi outer model dan Inner Model. Hal yang perlu diperhatikan dalam menggunakan PLS-PM adalah tidak adanya suatu kriteria statistik yang mampu menilai secara keseluruhan suatu model sehingga peneliti tidak mampu melakukan analisa inferensi untuk menguji kelayakan model. Sebagai alternatif, uji nonparametrik melalui metode re-sampling seperti Jackknifing dan Bootstrapping bisa digunakan pada estimasi suatu model yang dihasilkan.

OUTER MODEL
Pada outer model kita kenal 2 tipe/jenis hubungan indikator pada konstruknya, maka pengujian dilakukan sesuai dengan bentuk indikatornya yaitu indikator reflektif dan indikator formatif.
      • INDIKATOR REFLETIF
          Loading Faktor.
          Nilai ini menunjukan korelasi antara indikator dengan konstruknya. Indikator dengan nilai loading yang rendah menunjukan bahwa indikator tersebut tidak bekerja pada model pengukurannya. nilai loading yang diharapkan > 0.7.

          Cross Loading
          Nilai ini merupakan  ukuran lain dari validitas diskrimanan. Nilai yang diharapkan bahwa setiap indikator memiliki loading lebih tinggi untuk konstruk yang diukur dibandingkan dengan nilai loading ke konstruk yang lain.
            Composite Reliability
            Nilai ini menunjukan internal consistency yaitu nilai composite reliability yang tinggi menunjukan nilai konsistensi dari masing-masing indikator dalam mengukur konstruknya. Nilai CR diharapkan > 0.7.
            Formula Composite Reliability :

            Rumus Composite Reliability

            Dimana  adalah component loading ke indikator dan  .

            Average Variance Extracted (AVE)
            Nilai AVE digunakan untuk mengukur banyaknya varians yang dapat ditangkap oleh konstruknya dibandingkan dengan variansi yang ditimbulkan oleh kesalahn pengukuran. Nilai AVE harus lebih besar (> 0.5). Formula AVE :

            Rumus AVE




                    Dimana  adalah component loading ke indikator dan  
                    • INDIKATOR FORMATIF
                    Pada model hubungan formatif, outer weight (penimbang) setiap indikator dbandingkan satu dengan yang lain untuk menentukan indikator yang memberikan kontribusi terbesar dalam satu konstruk. Pada alpha 5 % indikator dengan penimbang terkecil (t-statistik > 1.96). Selain signifikansi nilai weight, evaluasi dilakukan apakah terdapat multikolinieritas pada indikatornya. Untuk mengujinya dengan mengetahui nilai Variance Inflation factor (VIF). Nilai VIF < 10 mengindikasikan tidak terdapat multikol.




                      122 komentar:

                      Niken Wahyu mengatakan...

                      Selamat pagi..maaf pak, saya ingin bertanya.. arti nilai AVE=1 itu apa ya ,Pak? apakah nilai AVE=1 jarang ditemukan? terimakasih..

                      Suseno Bimo mengatakan...

                      Saudara Niken,
                      nilai AVE merupakan kriteria uji konvergen validity dari indikator pada level konstruknya. nilai AVE antara 0-1. Jika nilai AVE=1, artinya indikator memiliki besarnya varian yang dikandung pada konstruk adlh sempurna. Nilai AVE =1 terjadi pd konstruk yang hanya memiliki 1 indikator.

                      Anonim mengatakan...

                      maaf pak saya ingin bertanya untuk loading factor rumusnya yang mana ya pak? selain memang menggunakan software SEM hasilnya langsung keluar. Terima kaih

                      Anonim mengatakan...

                      pak saya ingin menanyakan tentang indeksnya, untuk notasu sigma i berarti sebanyak jumlah indikator, ataukah matriks varians kovarian ? trims

                      Yeyen Komalasari mengatakan...

                      Selamar sore,
                      indikator dikatakan valid jika nilai outer loading > 0,6
                      Apabila indikator memiliki nilai outer loading mendekati sempuna yaitu 0,999
                      apakah data saya salah? atau itu bisa saja terjadi dan itu dapat diterima
                      Terimakasih

                      Suseno Bimo mengatakan...

                      Yeyen : tidak salah. kalau itu bisa saja terjadi dan bisa diterima. Lebih baik di cek data mentahnya lagi dengan hasil kusesionernya.

                      wathoni hipzul imtihan mengatakan...

                      Mohon Pencerahan, saya meneliti dengan 2 variabel eksogen(X1 dan X2) terhadap 2 variabel endogen(Y1 dan Y2). X1 ada 3 indikator reflektif, X2 ada 1 indikator formatif, Y1 ada 1 indikator formatif, dan Y2 ada 1 indikator formatif. bagaimana evaluasi outer modelnya? apakah langsung 1 kali run pada Smart PLS 3.0? atau dipisah antara variabel dengan indikator reflektif(X1) dengan variabel dengan indikator formatif(X2, Y1 dan Y2)?

                      Suseno Bimo mengatakan...

                      wathoni hipzul imtihan :hanya perlu sekalai run (algorithm). Tapi hasilnya untuk uji outer model nanti berbeda antara indikator formatif dan reflektif.

                      wathoni hipzul imtihan mengatakan...

                      berarti yang dievaluasi outer model hanya X1 dengan 3 indikator reflektif?? kemudian 3 variabel dengan indikator tunggal langsung di lihat hasil bootstrappingnya?
                      Kenapa di Smart PLS 3 untuk variabel dengan indikator tunggal tidak ada arah panahnya?
                      mohon penjelasan. terimakasih

                      Suseno Bimo mengatakan...

                      wathoni hipzul imtihan:
                      iya.
                      untuk indikator tunggal sudah otomatis indikator berbentuk formatif, karena konstrak hanya sebagai pengganti indikator tunggal tersebut

                      dyan putry mengatakan...

                      Saya ingin menanyakan pak, apabila ketika saya ingin menguji convergent validity dengan menggunakan outer loading dan nilai AVE, tapi saya mendapatkan hasil dimana outer loading pada setiap indikator semuanya memenuhi, namun ada nilai dari AVE yang tidak memenuhi, kira kira itu seperti apa ya pak? saya menggunakan 3 variabel dengan 1 variabel eksogen dan 2 variabel endogen

                      Suseno Bimo mengatakan...

                      dyan Putry : untuk menaikkan AVE,keluarkan dari model indikator yang terendah.

                      Unknown mengatakan...

                      Selamat malam pakkk,apabila saya menguji 3 variable dengan 1 variable sebagai mediasi,hasil yang saya dapat menunjukan nilai AVE yang rendah yaitu dibawah 0.5 ,hal ini menandakan apa ya pak,dan bagaimana cara menaikan nilai AVE nya?terimakasih

                      Suseno Bimo mengatakan...

                      Unknown : nilai AVE yang rendah < 0.5 menunjukkan convergent validity yaitu menggambarkan besarnya varian yang dapat dikandung oleh konstrak latennya. Untuk menaikkan AVE, keluarkan indikator yang masih rendah < 0.5 atau indikator dengan nilai loading terkecil.

                      Anonim mengatakan...

                      Selamat malam pak. Pak saya ingin bertanya apakah SEM dapat digunakan untuk mengukur single indikator/satu indikator ?. Mohon penjelasannya pak. Terimakasih.

                      Ravi Ul Haq mengatakan...

                      selamat sore pak. saya ingin bertanya. bagaimana maksud dari nilai path coeffisien di pls ya? misalnya nilai path coeffisien pada variabel A terhadap B adalah 0,15. itu artinyakan positif, apabila A meningkat, berarti B juga akan meningkat, begitu bukan? Nah yang ingin saya tanyakan itu 0,15 itu apa pak? Apakah ada standarnya berapa angka normal dari path coeffisien tersebut? Atau hanya sebatas melihat hasil positiv atau negativ saja pada hasil path coeffisien itu? Mohon pencerahannya, terima kasih sebelumnya.

                      shufi mujahida mengatakan...

                      pak, saya mau bertanya.. pada penelitian saya, ada salah satu variabel formatif yang semua indikatornya memiliki nilai t statistik yang lebih kecil dari pada t tabel, apakah hal tersebut berarti semua variabel saya tidak signifikan?
                      tapi berdasarkan uji pendahuluan pake spss, semua hasilnya valid, reliabel dan linier

                      Suseno Bimo mengatakan...

                      Anonim : ya bisa menggunakan single indikator. namum nilai loading indikator (1) dan tidak perlu diuji outer model.

                      rezki wulan permata sari mengatakan...

                      pak bagaimana rumus untuk mendapatkan loading factor di PLS/GeSCA?

                      Suseno Bimo mengatakan...

                      RAVI UI Haq : ya benar, jika nilai koefisien A sebesar 0.15, artinya bahwa jika ada peningkatan A sebesar 1 maka B akan meningkat sebesar 0.15. Tidak ada batasan normal pada nilai koefisien, hanya berkisar antara -1 sampai dengan 1.

                      Suseno Bimo mengatakan...

                      Shufi mujahida:uji pada formatif tidak sama dengan reflektif. pada indikator reflektif uji menggunakan weight (bobot) dan nilai t-statistik dan juga nilai VIF sebagai uji multikolinieritas

                      indriyani rajabbiliana mengatakan...

                      Pak mau tanya, saya sendang meneliti menggunakan PLS dengan 100 responden, setelah dilakukan PLS Alogarith , AVE pada varibel saya 0,48 dan berwarna merah. sedangkan varibel yang lain berwarna hijau dan di atas 0,5. yang ingin saya tanyakan, apakah varibel saya yang 0.48 itu masih bisa di lanjutkan tanpa mengubah data responden? terimakasih.

                      Suseno Bimo mengatakan...

                      Indriyani rajabbiliana : Untuk menaikkan nilai AVE dari 0.48 menjadi > 0.50, keluarkan indikator yang memiliki nilai loading paling rendah/terkeci.

                      Jonnathan Jordian mengatakan...

                      Pak saya mau tanya. mengapa dalam Uji PLS.. Kita tidak menggunakan uji asumsi klasik dan uji normalitas?

                      Suseno Bimo mengatakan...

                      Jonnathan Jordian : Untuk PLS karena metode estimasinya menggunakan Partial Least Square (PLS) merupakan uji non parametrik yang tidak berasumsi pada normalitas data sehingga uji normalitas tidak dilakukan. Sedangkan asumsi klasik pada regresi dengan estimasi ordinary Least Square (OLS) seperti autokorelasi, Multikolinieritas, heterokedasitas, pada PLS hanya ada uji multikolinieritas antar konstrak.

                      Anonim mengatakan...

                      pak, saya mau bertanya. ave saya 0,3 dan ketika saya keluarkan indikator yang paling rendah, dari 25 indikator saya harus menghapus 15 indikator agar mendapa AVE 0,5. bagaimana ya pak, apakah kuesioner harus diulang? dan bagaimana agar data bisa AVE diatas 0,5 tanpa menghapus indikator yang terlalu banyak?

                      Jonnathan Jordian mengatakan...

                      Pak, Seperti yang kita ketahui jika menguji outer model ada beberapa syarat seperti Composite reliability, convergent validity dan discriminat validity... kenapa kita harus menguji 1 1 pak? apa yang membuat dalam outer model kita harus menguji 3 hal tersebut. terima kasih

                      Hermawan Sulistio mengatakan...

                      Hello, perkenalkan saya hermawan sulistio. saya sedang melakukan riset menggunakan alat analisis data SEM PLS. dalam riset saya hanya ada 1 Variabel Independen dengan 9 indikator dan 1 variablen Dependen dengan 8 indikator (setiap indikator saya jadikan pertanyaan pada kuisioner) dari 17 indiaktor/pertanyaan saya pada kuisioner hanya ada 3 data yang valid di atas 0.7 .

                      yang ingin saya tanyakan adalah. bagaimana menaikan nilai puter loading atau agar kusisioner saya valid. dan sebaiknya jawaban yang di berikan responden itu bagaimana? harus pada point yang sama semua kah seperti setuju semua atau seperti ap? mohon penjelasannya.

                      Hermawan Sulistio mengatakan...

                      tes

                      Suseno Bimo mengatakan...

                      Anonim: langkah tersbut sudah tepat. Untuk membuat nilai AVE > 0.5 memang menghilangkan/mengeluarkan indikator yang nilailoading masih rendah (<0.5). Jadi kuesioner tidak perlu diulang. Kalau dengan 15 indikator nilai AVE 0.5 sudah cukup.

                      hetty nofeni mengatakan...

                      Pak, data saya AVE ada yg merah padahal loading factor sdh diatas o,6, kenapa ya?? gmn crx spy bs ijo semua pak?? maturnuwun sanget bantuannya

                      Suseno Bimo mengatakan...

                      Jonathan Jordian : meskipun sama-sama untuk uji outer model tetapi Composite reliability, convergent validity dan discriminant validity memiliki tujuan yang berbeda. convergent validity dan discriminant validity merupakan evaluasi secara individu yang mana uji ini mengukur besarnya korelasi (loading) antara indikator dengan konstraknya (variabel laten). convergent validity hanya mengukur nilai loading terhadap kontraknya sedangkan discriminat validity membandingkan nilai loading konstrak yang dituju harus lebih tinggi dengan nilai loading terhadap konstrak yang lain. Sedangkan composite reliability mengukur internal consistency reliability dimana uji ini mengukur secara bersama-sama indikator dalam membentuk konstraknya

                      Suseno Bimo mengatakan...

                      Hermawan sulistio :untuk menjadikan nilai outer loading (model reflektif) banyak yang valid dapat diketahui dari nilai korelasi yang tinggi antar indikator dalam satu konstrak (variabel laten)

                      Suseno Bimo mengatakan...

                      hetty nofeni :warna merah menunjukkan nilai AVE masih kecil (dibawah 0.5) sedangkan warna hijau sudah sesuai kriteria (diatas 0.5). Supaya nilai AVE tinggi (naik), keluarkan nilai loading terkecil, kemuadian run. Jika masih belum naik di atas 0,5 keluarkan (drop) indikator loading yang terkecil. Ulangi sampai diperoleh nilai AVE (di atas 0.5)

                      hetty nofeni mengatakan...

                      sy mencoba project baru pak, pas sy import data excel sy yg sdh dlm format csv, kok malah datax gak terbaca ya pak, knp kira2 pak?

                      Suseno Bimo mengatakan...

                      Hetty nofeni : cek kembali datanya sebelum disimpan (csv)atau kopi paste ke lembar (excel)tebaru dan simpan dalam format (csv).

                      Intan Hardiyani mengatakan...

                      Selamat Siang Pak. saya mau tanya nilai nouter loading saya sudah >0.5 tetapi pada Cross Loading masih terdapat nilai item indikator terhadap konstruknya lebih kecil daripada nilai cross loadingnya. bagaimana baiknya ya pak?
                      terima kasih

                      Intan Hardiyani mengatakan...

                      Selamat Siang pak. Saya mau tanya nilai outer loading sudah >0.5 tetapi pada cross loading masih ada korelasi konstruk dengan indikatornya lebih kecil dibandingkan korelasi indikator lainnya. kenapa begitu ya pak?

                      Suseno Bimo mengatakan...

                      Intan Hardiyani : Keluarkan/drop item indikator tersebut dari model.

                      Suseno Bimo mengatakan...

                      Intan hardiyani : artnya bahwa item tersebut belum valid pada uji discriminant validity belum terpenuhi.

                      Khairiyani Nawawi mengatakan...

                      Selamat pagi pak,
                      1. Begini pak, 3 penelitian saya menggunakan Smartpls
                      nilai convergent validity semua penelitian tsb tinggi semua. Oleh karena itu, tidak pernah terjadi masalah di discriminant validity dan reliability blok indicator.
                      Setelah membaca penjelasan bapak dalam menjawab pertanyaan di atas, saya menyimpulkan bahwa jika di tahap convergent validity oke, maka memang tdk ada masalah di tahap uji selanjutnya. Apakah benar begitu ya pak?


                      2. Smartpls versi free 30 days, tidak bisa mengolah data lebih dari 100. Jika kita ingin mengolah data lebih dari 100, apakah benar kita harus memiliki software yg berbayar (professional) pak? jika iya, apakah tiap laptop harus instal sendiri-sendiri yang berbayar itu, atau bisa 1 laptop lalu copykan ke yang lain?

                      Terima kasih.

                      Suseno Bimo mengatakan...

                      Khiriyani Nawawi:
                      1. Iya benar,uji outer modelnya harus terpenuhi dahulu. Kemudian uji selanjutnya yaitu outer model.
                      2. SmartPLS free 30 days sama seperti full version bisa mengolah sampel > 100, hanya terbatas 30 hari aktifnya. Sedangkan smartPLS student version memang terbatas pada sampel < 100, tidak ada batas waktu pemakaian dan banyak keterbatasan-keterbatasan lainnya. untuk software smartpls profesional/berbayar, ada berbagai pilihan yang ditawarkan, dari single user atau multiuser dan jangka waktu lisence dari 2 bulan sampai 5 tahun. Lengkapnya kunjungi website-nya saja.

                      Anonim mengatakan...

                      pak saya ingin bertanyaa, aplikasi sempls saya tidak bisa menghasilkan ave dan indicator reliability. itu bagaimana ya pak? terimakasih....

                      Suseno Bimo mengatakan...

                      Anonim : lihat kembali modelnya, apakah konstrak berbentuk reflektif atau formatif, jika formatif memang tidak ada nila AVE dan Reliability

                      jeanesetyani mengatakan...

                      selamat malam pak,maaf menganggu saya ingin bertanya. saya menggunakan aplikasi warppls 5.0.
                      nilai cross loading semua sudah >0.5 namun nilai AVE masih dibawah 0,5 jadi kira-kira bagian mana yang harus diperbaiki pak? terimakasih

                      Anonim mengatakan...

                      selamat malam pak,maaf menganggu saya ingin bertanya. saya menggunakan aplikasi warppls 5.0.
                      nilai cross loading semua sudah >0.5 namun nilai AVE masih dibawah 0,5 jadi kira-kira bagian mana yang harus diperbaiki pak? terimakasih

                      Mody Agatha mengatakan...

                      selamat malam pak, saya ingin bertanya jika nilai loading factor kurang dari 0,7 dan nilai AVE dan composite reliability telah memenuhi persyaratan, apakah indikator tersebut masih perlu dikeluarkan? terima kasih

                      Suseno Bimo mengatakan...

                      Mody Agatha : tidak perlu di drop indikator tersebut jika sudah memenuhi persyaratan (rule of thumb) uji outer modelnya.

                      Suseno Bimo mengatakan...

                      jeanesetyani : untuk nilai crossloading bukan dengan nilai loading lebih besar 0,5, tetapi nilai loading lebih besar terhadap konstraknya yang dituju dibandingkan dengan nilai loading ke konstrak lain. lihat nilai loadingnya, drop nilai loading terkecil pada konstrak tersebut (yang masih kecil nilai AVE nya) kemudian run lagi. Nilai AVE akan naik, jika masih belum > 0,5 maka drop lagi nilai loading paling rendah.

                      Livia Felisia Marentina mengatakan...

                      Selamat malam pak, Saya mau tanya. jadi saya memiliki 50 indikator, tetapi ada 5 indikator yang tidak valid dibawah 0,5. saya menggunakan teknik SEM-PLS dengan SmartPLS. Dosen saya berkeinginan untuk tidak me-drop 5 indikator yg tidak valid tersebut dikarenakan takut mengurangi representasi model, karena saya menggunakan model yg sudah ada dalam dunia penelitian (bukan membuat model baru).
                      Selama ini semua literatur analisis convergent ialah me-drop yg tidak valid, tetapi dosen saya berkeinginan lain. Bagaimana pendapat pak Suseno Bimo atas pertanyaan saya?

                      Suseno Bimo mengatakan...

                      Livia Felisia marentika : menurut pendapat beberapa ahli, tiap konstrak (variabel laten) minimal memiliki 3 indikator pengukur yang valid. Memang benar indikator dengan nilai loading < 0,5 maka didrop dari model. Apabila menginginkan kelima indikator yang tidak valid tersebut tidak didrop, bisa disebar kuesioner lagi dan dianalisis ulang untuk mendapatkan nilai yang valid (>0,5).

                      Anonim mengatakan...

                      selamat siang pak, saya mau bertanya. Pada hasil smartPLS pada uji pls algorithm terdapat banyak hasil yang dikeluarkan. Tp mengapa untuk menguji valliditas kita hanya melihat pada nilai AVE dan Cross loading knp tidak berdasarkan tabel fornell? Pada reliabilitas kita berpatok pada composite reliability dan cornbach's alpha? kenapa tidak pada hasil yang lain?
                      mohon pencerahanya pak.. karena slm ini sy mneggunakan patokan diatas hanya berdasarkan penelitian yng sudah ada tnp ada penjelasan mengapa digunakannya nilai-nilai tersebut.
                      terimakasih...

                      Suseno Bimo mengatakan...

                      Waalikumsalam,...uji validitas pada Model PLS dapat duji dengan Nilai Loading, AVE, Cross loading dan uji fornell Lachker, uji ini dilakukan pada indikatornya. Sedangkan Composite dan reliability yang diuji pada konstraknya (variabel Laten). Jadi memang keduanya berbeda tujuan pengujiannya.

                      Anonim mengatakan...

                      Selamat siang, saya uji dengan wrap pls 3.0 hasil uji sy lakukan 2x dengan data sama tetapi hasilnya kok berbeda ya? nilai AVIF nya beda. Minta tolong penjelasannya. Trimakassih.

                      Unknown mengatakan...

                      Selamat siang pak, saya ingin bertanya untuk mendapatkan hasil dari communalities index dapat dilihat dimana ya pak pada aplikasi smart PLS? lalu kalau untuk menghitung secara manual rumusnya bagaimana ya pak? Terimakasih

                      Pic and Text mengatakan...

                      selamat sore pak, maaf saya mau tanya untuk rumus loading factor (lambda) dan rumus cross loading itu apa ya pak? terimakasih

                      Azra Ghaz mengatakan...

                      Selamat petang dari Malaysia.

                      Saya ingin bertanya, di dalam reflektif model saya,
                      nilai lain seperti cross loading AVE etc semuanya hijau,
                      tetapi apakah maksud outer loading yg negatif.
                      Terima kasih.

                      Anonim mengatakan...

                      mau tanya pak, jika nilai AVIF=Inf dan AFVIF=Inf, artinya bagaimana ya pak? karena nilai tersebut tidak keluar oada general result. terima kasih

                      Rahmat Firdaus mengatakan...

                      maaf saya ingin bertanya jika salah satu nilai loading factor ada yg di bawah 0.7, namun nilai ave-nya sudah di atas 0.5. apa masih perlu dihapus indikatornya?

                      Anonim mengatakan...

                      Sore pak, saya menggunakan analisi SEM-PLS dengan warpPLS 3.0, saya ingin bertanya bagaimana cara untuk menaikkan nilai cronb. Alpha? Mohon bentuannya,Terimakasih

                      Unknown mengatakan...

                      maaf saya ingin bertanya, kira-kira faktor apa yang membuat nilai coefficient hubungan antara 2 variabel bisa berada di bawah 0,1 (tidak signifikan).

                      Unknown mengatakan...

                      pak kenapa outher loading harus diatas 0.70?
                      kenapa AVE harus diatas 0.50?
                      darimanakah angka 0.70 dan 0.50 tersebut?
                      mengapa 0.70 kog tidak 0.60 atau 0.80?
                      adakah literatur yang mengatakan bahwa outher loading harus > 0.70 dan AVE > 0.50?

                      mohon komentar/tanggapannya bisa dikirim ke email miatinde@gmail.com

                      terimakasih

                      Anonim mengatakan...

                      mohon balasannya

                      Suseno Bimo mengatakan...

                      Unknown : nilai communality dapat dilihat pada tabel Overview dan cara menghitung sama seperti rumus nilai AVE.

                      Suseno Bimo mengatakan...

                      Pic and Text : untuk rumus nilai loading factor dan cross loading lihat kembali uji outer model PLS di buku- buku statistik

                      Suseno Bimo mengatakan...

                      Azra Ghaz : Selamat petang..nilai cross loading dan AVE berwarna hijau menunjukkan sudah sesuai rule of thumb. Outer loading yang negatif : nilai negatif loading factor, artinya memiliki nilai korelasi negatif dalam membentuk konstrak (construct), indikator tersebut di drop dari model.

                      Suseno Bimo mengatakan...

                      Rahmat Firdaus :Jika nilai AVE >0.5, indikator dengan nilai loading <0.7 tidak perlu dikeluarkan/drop.

                      Suseno Bimo mengatakan...

                      Anonim : untuk menaikkan nilai alpha cronbach, indikator dengan nilai loading yang terendah dikeluarkan/drop dari model.

                      Suseno Bimo mengatakan...

                      Unknown :dua variabel yang memiliki nilai koefisien rendah = 0.1, karena kedua variabel memiliki hubungan yang rendah.

                      Suseno Bimo mengatakan...

                      Unknown : Dengan kriteria nilai loading >0.70, akan diperoleh nilai AVE >0.5 (lihat rumus AVE). Literatur buku Imam Ghozali dan Hengky Latan : Partial Least Squares : Konsep, Teknik dan Aplikasi Menggunakan SmartPLS 3.0

                      Eka Pratiwi mengatakan...

                      Pak, saya melakukan penelitian dengan 2 variabel eksogen, 1 variabel endogen, dan 1 variabel moderating. Semuanya memiliki indikator formatif pak. Saat saya teliti, indikatornya memiliki T-statistic dibawah 1,96 pak. Agar penelitian ini dapat dilanjutkan bagaimana? Apakah saya harus menghapus salah satu indikator tersebut? Tetapi jika menghapus indikator formatif akan mengubah makna pak. Mohon balasannya. Terima kasih.

                      Suseno Bimo mengatakan...

                      Eka Pratiwi : untuk indikator formatif yang nilai t-statistik di bawah 1,96 tidak perlu dihapus karena akan mengubah makna konstruk tersebut. Bisa dilanjutkan interpretasi modelnya.

                      Alvin Pranata mengatakan...

                      Malam Pak saya mau bertanya untuk penelitian kuantitatif dengan 1 indikator apa perlu uji outer model? Dan apa boleh menggunakan PLS? Karena hasil alpha cronbach dan ave nya = 1. Kemudian bagaimana cara untuk melihat ada pengaruh mediasi yah? Apa benar dengan cara mengkalikan nilai original sample dari var independen ke Mediator dengan nilai original sample dari var mediator ke dependen (yg diperoleh dari total effect) dibandingkan dengan nilai direct var independent ke dependent (dari path coef). Jika hasil perkalian lebih besar berarti ada pengaruh mediasi. Apa benar? Thanks sebelumnya Pak

                      Alvin mengatakan...

                      Selamat malam pak, saya sudah melakukan pengujian validitas dan reliabilitas, cronbach alpha, composite reliability, nilai AVE dan masing-masing loading factor setiap indikator bagus. semuanya lebih dari nilai minimum. Tetapi untuk diskriminan validitas tidak terpenuhi karena, terdapat nilai yang lebih besar pada indikator lain dalam satu kolom. bagaimana agar saya bisa membuat data yang baik dalam diskriminan validitas pak?

                      Mutiara Anisa mengatakan...

                      selamat malam pak, maaf mau tanya. nilai cross loading saya ada yang < 0.5 tapi nilai AVE saya bagus pak. apakah itu sudah bisa dikatakan valid?

                      ikhlasulaqmal mengatakan...

                      Assalamualaikum wr. wb.

                      Pak,
                      Semua loading factor sdh di atas 0,7, tetapi AVE masih di bawah 0,5.
                      Kenapa bisa terjadi?
                      Solusinya bagaimana Pak?

                      Terimakasih.

                      Suseno Bimo mengatakan...

                      Alvin Pranata : untuk penelitian dengan 1 indikator bisa pakai PLS. Model tersebut merupakan pendekatan model regresi berganda. Di mana indikator dalam model konstraknya sebagai penganti indikator (hanya memiliki 1 indikator. jadi tidak perlu uji outer model karena karena nilai alpha dan ave = 1.
                      untuk menguji mediasi gunakan uji sobel test.

                      Suseno Bimo mengatakan...

                      Alvin : drop/keluarkan dari model yang nilai diskriminan validity tidak memnuhi syarat tersebut.

                      Suseno Bimo mengatakan...

                      Mutiara Anisa : maksudnya nilai cross loading ke konstrak yang dituju (blok) atau konstrak lain yang tidak dituju. kalau ke kontrak yang dituju (blok) harus lebih tinggi dibandingkan ke kontrak yang tidak dituju. Kalau yang dimaksud nilai loading <0.5 tetapi AVE sudah bagus > 0.5, maka model belum valid.

                      Suseno Bimo mengatakan...

                      ikhlasulaqmal :drop/keluarkan indikator yang terkecil untuk menaikan nilai AVE

                      Listya Arisanty mengatakan...

                      Pak, nilai AVE saya merah, lalu seperti arahan bapak utk buang nilai outer loading yg rendah. Namun mentok di 0,48 sedangkan nilai outer loading yg dibawah 0,5 sudah saya buang semua. Menurut bapak sebaiknya bagaimana?
                      Apakah ada pak sumber/literatur yg memperbolehkan 0,48 tetap bisa digunakan?
                      Terima kasih sebelumnya pak

                      Suseno Bimo mengatakan...

                      Listya Arisanty : Di drop lagi indikator yang masih rendah.

                      Cindy Alvionita mengatakan...

                      Apakah smartPLS bisa digunakan apabila variabelnya hanya 1 ?

                      Listya Arisanty mengatakan...

                      terima kasih banyak pak, sudah berhasil. sukses terus ya pak

                      Suseno Bimo mengatakan...

                      Cindy Alvionita : Ya smartPLS mengakomodasi dengan 1 variabel atau indikator

                      NADA mengatakan...

                      Pak bagaimana jika saya ada 17 indikator dlm 4 variabel dan ada 8 indikator yg outer loadingnya merah.apakah ada kesalahan dlm kuesioner atau data responden saya.dan adakah solusi tanpa harus menyebar ulang kuesioner.mohon solusinya pak terima kasih banyak

                      Widia Rohmaniyah mengatakan...

                      Assalamualaikum, pak. mohon bantuannya dijawab,
                      ketika saya melakukan olah data, sudah lolos uji AVE yaitu diatas 0,50. saat saya melanjutkan uji descriminant validity ternyata nilai konstruk dengan konstruk lainnya justru lebih kecil.
                      misal
                      A B
                      A 0.773
                      B 0.907 0.708

                      nah apakah data saya ada yg bermasalah, lalu bagaimana cara mengatasi hal tersebut. terima kasih, pak

                      Rahmat Firdaus mengatakan...

                      Salaam.. maaf saya ingin bertanya apakah ada rumus manual/rumus yang dapat digunakan di excel untuk mencari outer model, seperti convergent validity dan discriminant validity

                      Unknown mengatakan...

                      permisi, saya mau bertanya, saya menggunakan program amos, dan untuk perhitungan AVE nya berdasarkan pada estimate dari hasil data di AMOS. data di AMOS index GOF sudah terpenuhi semua. penelitian saya memiliki 8 variabel, dan 8 8 nya memiliki AVE di bawah 0,5. apakah ada pengaruh dengan data jawaban kuesioner yang terlalu acak atau bagaimana? apa ada alternatif lain selain drop indikator? memperbagus data kuesioner atau bagaimana? mohon bantuannya. terimakasih banyak.

                      Unknown mengatakan...

                      Permisi saya ingin tanya

                      Widia Rohmaniyah mengatakan...

                      Pada uji deskriminant validity kan ada fornell dan cross loading, apakah boleh jika hanya lolos di cross loading namun di fornell tdk lolos?

                      Suseno Bimo mengatakan...

                      Nada : delapan (8) indikator tersebut tidak valid sebagai pengukur konstraknya. Jika memungkinkan masih cukup waktu, bisa sebar kuesioner lagi. JIka tidak, indikator-indikator yang loading warna merah (tidak valid) dikeluarkan dari model

                      Suseno Bimo mengatakan...

                      Widia Rohmaniyah : Waalaikumsalam. kalau seperti hal tersebut, indikator tersebut tidak valid sebagai pengukur konstraknya. Drop (keluarkan) indikator tesrbeut dari model.

                      Suseno Bimo mengatakan...

                      Rahmat Firdaus : Untuk mencari nilai Outer model (convergent validity, Discriminant validity) yang dapat digunakan secara manual di excel saat ini belum ada.

                      Suseno Bimo mengatakan...

                      Widia Rohmaniyah : pada uji diskriminan validity boleh saja salah satu yang lolos baik cross loading atau fornell lackher

                      Unknown mengatakan...

                      Malam pak saya mau nanya, saya sedang melakukan uji hipotesis. beda nya hasil dari path coefficient dengan total effects pada boostrapping apa ya pak? saya harus melihat hasil darimana untuk menentukan tingkat signifikansi nya? saya menggunakan variabel intervening juga pak.

                      Suseno Bimo mengatakan...

                      Unknown : kalau path coefficient merupakan koefisien pengaruh langsung. sedangkan Total effect merupakan pengaruh total (langsung dan tidak langsung).
                      Untuk menentukan tingkat signifikansi dapat diketahui dari nilai t-statistik maupun p-values

                      PhangLina mengatakan...

                      Pak mau bertanya, model moderasi ave variabel y saya 0.7 reability 0,6 alpha 0,6 tapi loading crossnya salah satu indikator y 0.5 seharusnya idealnya 0.8. Nah itu bagaimana pak? Mohon pencerahan

                      dinaahfitria mengatakan...

                      Selamat siang Pak. Saya ingin bertanya. Jadi dalam variabel saya memiliki 4 indikator. Ketika saya uji reliabilitas dan validitas ternyata nilai AVE, CR, dan CA tidak memenuhi kriteria. Kemudian saya drop 2 indikator yang memiliki Factor loading dibawah 0.5 sehingga tersisakan 2 indikator. Kemudian saya cek reliabilitas dan validitaskembali variabel tersebut akan tetapi nilai AVE,CR, dan CA yang dihasilkan tetap tidak memenuhi kriteria. Apakah saya barus menghapus variabel tersebut atau bagaimana?

                      Suseno Bimo mengatakan...

                      PhangLina : nilai AVE 0,7 sudah sesuai kriteria. Maksudnya nilai crossloading ke blok (konstrak) ynag dituju atau ke konstrak lain yang tidak dituju. tidak masalah jika cross loading di bawah 0.5 ke konstrak yang tidak dituju.

                      Suseno Bimo mengatakan...

                      dinaahfitria :dalam model PLS, ada 3 indikator tiap konstrak. Jika hanya tersisa 2 indikator akan sulit mendapatkan nilai AVE, CR dan CA sesuai kriteria rule of thumb nya. Sebaiknya mengulang kuesioner baru atau menambahkan jumlah sampel.

                      PhangLina mengatakan...

                      Terima kasih pak..
                      Nilai konstrak yang dituju itu 0,5.maka dari itu cronbach alpha nya jadi lemah 0,6 .. Tapi masih memenuhi kriteria kan pak,
                      Karna cronbach alpha diharapkan sesuai realiability nya..

                      PhangLina mengatakan...

                      Maaf pak ralat Ave saya 0.6 reliability 0.7 alpha nya 0.6
                      Apakah dapat di terima?
                      Lalu kalo outer model -1.0 tapi inner nya 1.0. Apakah hasilnya seperti itu, harusnya bukannya ga bole mines ya?

                      Tami mengatakan...

                      Dear Pak Suseno, bagaimana jika AVE saya < 0.5 tapi tidak ingin dinaikkan? bagaimana penjelasan yang harusnya saya tuangkan? mohon pencerahannya.

                      Anonim mengatakan...

                      Pak, bagaimana jika nilai ave saya < 0.5 tetapi tidak ingin merubahnya. Penjalasan seperti apa yang harus saya tuangkan? Mohon pencerahannya, terimakasih.
                      -Tami-

                      utami pratiwi mengatakan...

                      Pak, bagaimana jika nilai ave saya < 0.5 tetapi tidak ingin merubahnya. Penjalasan seperti apa yang harus saya tuangkan? Mohon pencerahannya, terimakasih.
                      -Tami-

                      Anonim mengatakan...

                      Pak, bagaimana jika nilai ave saya < 0.5 tetapi tidak ingin merubahnya. Penjalasan seperti apa yang harus saya tuangkan? Mohon pencerahannya, terimakasih.

                      niko mengatakan...

                      Selamat siang pak, saya memiliki 3 indikator, dalam model PLS, apabila loading factor saya < 0.7 namun, untuk CR > 0.6 dan untuk CA masih < 0.6. dan untuk AVE juga ketiga nya tidak memenuhi kriteria, apa yang harus saya lakukan? lalu apa yang menetapkan bahwa indikator tersebut dapat memenuhi kriteria ya pak? Terima Kasih.

                      Zaki Al Huda mengatakan...

                      Selamat malam pak Suseno, saya ingin tanya bagaimana solusinya jika cross loadingnya lebih besar ke variabel lain dibanding variabel konstruk? apakah indikator tersebut di drop atau bagaimana?

                      ema PTImdn mengatakan...

                      Pak bagaimana jika nilai ave sudah valid sedangkan nilan cronbach alpha dan RO a masih merah ,masih dibawah 0.70.terimakasih

                      Suseno Bimo mengatakan...

                      Tami : Jika nilai AVE < 0.5, tetapi nilai loading faktor masih ada yang kecil (>0.5 dan 0.6) masih bisa dilanjutkan dengan catatan bahwa model penelitain tersebut masih tahap pengembangan.

                      Suseno Bimo mengatakan...

                      ema PTImdn : nilai alpha cronbach dipengaruhi oleh jumlah indikator, semakin banyak indikator nilai alpha cronbach akan tinggi. apabila jumlah indikator yang sedikit, model bisa digunakan atau lanjut uji inner model.

                      Suseno Bimo mengatakan...

                      Niko : jumlah indikator masih sedikit, bisa ditambah lagi 2-3 indikator

                      Suseno Bimo mengatakan...

                      Zaki al huda : ya di drop daro model, karena tidak terpenuhi kriteria uji validitas diskriminan.

                      silvia mengatakan...

                      Pak mau tanya, cronbach alpha dsn komporit reliability sudah hijau tp nilai AVE merah jadi kan outher modelnya merah, gimana cara memperbaikinya

                      Suseno Bimo mengatakan...

                      Silvia : drop/keluarkan indikator yang nilai loading paling kecil/rendah, pada konstrak yang AVE masih merah.

                      Unknown mengatakan...

                      Selamat Malam Pak, saya ingin menanyakan apabila nilai T-statistik < 1.96 itu hipotesisnya berarti tidak signifikan? Kemudian untuk tolak ukur nilainya variabel x mempengaruhi y itu berapa pak ya? Terima kasih

                      Suseno Bimo mengatakan...

                      Unknown : tolak ukurnya nilai X berpengaruh signifikan terhadap Y itu jika nilai t-statistik > t-tabel 1.96

                      Monev Featisbw mengatakan...

                      Maaf Pak saya mau tanya. nilai cronbach's Alpha masih merah tapi AVE sudah diatas 0,5. yang lain sudah memenuhi karena di hasil PLS sudah hijau. apakah olahan data saya sudah bisa di interpretasikan? kenapa nilai cronbach's Alpha masih merah? bagaimana solusinya Pak?

                      lista handayani mengatakan...

                      Selamat malam pak, saya ingin menanyakan apa syarat nilai koefisien parameter (Original Sample) untuk variabel bisa dikatakan berpengaruh positif?

                      Suseno Bimo mengatakan...

                      Lista handayani : jika nilai original sampel bernilai positif dan nilai p-value (<0.05) atau nilai t-statistik (>1.96) maka berpengaruh positif dan signifikan.

                      Suseno Bimo mengatakan...

                      Monev featisbw: nilai alpha cronbach sensitif terhadap jumlah indikator, semakin sedikit jumlah indikator nilai alpha akan rendah begitu sebaliknya. Jika jumlah indikator sedikit (2-3) nilai alpha akan rendah,meskipun nilai loading indikator diatas 0.7 dan AVE diatas 0.5. jika terjadi hal tersebut, model masih bisa diinterpretasikan.