12 Desember 2011

PERANAN MEDIATOR DALAM PLS MODEL

Dalam model SEM, konsep dasar analisis yang melibatkan variabel mediator apabila variabel eksogen (independen) mampu mempengaruhi variabel endogen (dependen) melalui variabel lain yang disebut dengan variabel mediator (M). Artinya variabel independen (X) dapat mempengaruhi variabel mediator dan variabel mediator (M) mempengaruhi variabel dependen (Y). Secara visual dapat dilihat pada gambar di bawah ini.
Peranan Mediator dalam PLS

Menurut Baron dan Kenny (1986), peranan variabel sebagai mediator terjadi apabila :
  1. Variasi pada variabel independen mampu menjelaskan secara signifikan variasi dalam variabel mediator (path a)
  2. Variasi pada variabel mediator mampu menjelaskan secara signifikan variasi dalam variabel dependen (path b)
  3. Ketika variabel mediator dikontrol (path a dan path b), hubungan antara variabel independen dan variabel dependen tidak atau signifikan (path c)
Dalam arti variabel independen dapat memprediksi secara langsung variabel dependen, tetapi nilainya lebih kecil dibandingkan dengan nilai prediksi variabel mediator. seandainya nilainya lebih besar kenapa harus melibatkan/melalui variabel mediator? Begitulah sekiranya.

Ada dua model analisis yang melibatkan variabel mediator :
  1. Full Mediation, artinya variabel independen tidak mampu mempengaruhi secara signifikan variabel variabel dependen tanpa melalui variabel mediator.
  2. Part Mediation, artinya variabel independen mampu mempengaruhi secara langsung variabel dependen tanpa melalui/melibatkan variabel mediator.
 Setelah mengetahui konsep dasar analisis yang melibatkan variabel mediator, tentunya kita akan bertanya bagaimana cara mengetahui nilai variabel mediator tersebut pada model.
  • Nilai effect size
Rumus effect size

 menurut Cohen (1988) nilai effect size : 0.02 - 0.15 (lemah), 0.15 -0.35 (sedang) dan >0.35 (kuat)

  • Nilai relatif size yaitu nilai Variance account for (VAF)
 

Rumus VAF


Download artikel [PDF]

    17 komentar:

    Fernando Sirait mengatakan...

    terimakasih banyak Pak,, sangat membantu Blognya..:D

    Anonim mengatakan...

    salam Pak, saya yati. bagaimana pula peranan moderator? Terima kasih

    Suseno Bimo mengatakan...

    variabel moderator adalah variabel independen yang akan mempengaruhi variabel independen lainnya terhadap variabel dependen. pengaruh ini dapat memperlemah maupun memperkuat pengaruh tersebut.

    Anonim mengatakan...

    salam pak

    dari bog bpk yg saya baca, brarti Baron and Kenny membahas variabel intervening kan pak? tidak bisa diaplikasikan untuk variabel moderating? Saya hanya memperjelas pak, karena dosen saya menyarankan saya memakai teori baron and kenny untuk mengetahui bagaimana syarat memperkuat atau memperlemah padahal penelitian saya memakai variabel moderating. mohon saran pak. terima kasih

    Suseno Bimo mengatakan...

    Untuk artikel ini memang membahasa variabel mediator. Sedangkan untuk teori variabel moderator dari Baron and Kenny ada tersendiri.

    Unknown mengatakan...

    ass.. bpk Seno, saya mau menanyakan tentang pls.
    apakah pls bisa simultan? jika ada bagaimana caranya? dan jika ada teorinya, boleh kah saya tau ada di buku apa?
    untuk gambarnya bagaimana ya pak? jika penelitian saya terdapat 3 variabel independen dan 1 dependen?
    mohon balasannya ya pak Seno,
    Terimakasi wass

    Suseno Bimo mengatakan...

    wa'alaikumsalam: bisa pakai uji F, lihat dibuku karya Imam Ghozali dan hengky Latan: Partial Least Squares konsep, teknik dan aplikasi menggunakan program SmartPLS 3.0.

    ikhlasulaqmal mengatakan...

    Pak, dgn Baron & Kenny kan sdh bisa menyimpulkan mediasi apa bukan.
    Terus apa perlu lagi dgn VAF tuk mengetahui mediasi apa bukan?
    Kasusnya 2 variabel mediasi.

    Kapan menggunakan Baron & Kenny, VAF, dan Sobel?

    Terimakasih.

    Suseno Bimo mengatakan...

    ikhasulaqmal : konsep model Mediasi didasari oleh Baron & Kenny, sedangkan uji sobel test merupakan uji secara statistik dari variabel mediasi tersebut apakah signifikan sebagai mediasi atau tidak. Uji VAF untuk mengetahui relatif size dari variabel X (independen) dan M (mediator) ke Y (dependen).

    Unknown mengatakan...

    Assalamualaikum pak , saya mau menanyakan tentang pls. x saya 1 moderasi 2 dan y nya satu, apakah itu bisa menggunakan pls ? Terus itu gambar yg di pls nya harus sama dengan kerangka pemikiran kita di bab 2 ? Mohon bantuannya pak , terimakasih

    Suseno Bimo mengatakan...

    Unknown : Wa'alaikumsalam, model moderasi bisa menggunakan PLS. model yang di PLS sedikit berbeda, jadi model di PLS ditambahkan konstrak (variabel laten) baru yaitu konstrak interaksi 1 dan interaksi 2. Dimana interaksi 1 :indikator berasal dari perkalian antara indikator X dan Moderasi 1. Interaksi 2 : indikator berasal dari perkalian antara indikator X dengan moderator 2.

    ridho guci mengatakan...

    Pak, saya mau tanya. Saya melakukan pengolah data dengan SEM Lisrel. Hasilnya variabel eksogen secara langsung tidak berpengaruh terhadap endogen, tetapi ketika melalui intervening, arahnya menjadi signifikan. Nilai koefisien saat lansung < dibanding saat tidak langsung (ada peningkatan nilai koefisien dari langsung ke tidak langsung).

    Jika kondisinya demikian, apakah memenuhi syarat mediasi? Terima kasih

    Salam

    Suseno Bimo mengatakan...

    Ridho Guci :Meskipiun secara langsung tidak signifikan. Dengan syarat dari variabel eksogen ke intervening signifikan dan Intervneing ke endogen juga signifikan maka terpenuhi syarat mediasi. Untuk menguji signfikansi variabel intervening mampu mediasi atau tidak maka diuji dengan sobel test

    handika mengatakan...

    pak saya mau tanya, saya sudah melakukan pengolahan data dengan warp PLS dengan pendekatan causal step approach dan VAF, Yang mana hasilnya pengaruh X ke Y melalui mediasi tidak signifikan. tetapi uji VAF nya menyatakan di atas 20% yang mana menurut Hair dkk, 2013 dalam Sholihin dan Ratmono, 2013:82 mengatakan apabila nilai vaf nya di atas 20% memiliki efek mediasi parsial. pertanyaan saya apakah boleh apabila nilai p value nya tidak signifikan tetapi nilai vaf nya besar? dan apakah ada teori yang mendukung hal tersebut?
    terima kasih sebelumnya.

    Suseno mengatakan...

    Handika : syarat uji mediasi adalah pengaruh dari X ke M: signifikan dan dari M ke Y : signifikan.JIka salah satu tidak terpenuhi maka tidak perlu diuji mediasi.

    Jihadil Qudsi mengatakan...

    Mohon bimbingan Pak Suseno
    Jika pada direct efek tidak berpengaruh signifikan sedangkan pada indirect berpengaruh signifikan. apakah termasuk ada efek mediasi ?

    Suseno Bimo mengatakan...

    Jihadil Qudsi : syarat efek mediasi adalah direct effect berpengaruh signifikan. Jadi kalau direct effect tidak signifikan maka tidak termasuk efek mediasi meskipun indirect effect hasilnya signifikan.