04 Desember 2011

UJI WILCOXON

Uji Wilcoxon termasuk dalam pengujian nonparametrik. Pengujian ini dilakukan untuk membandingkan antara dua kelompok data yang saling berhubungan. Uji ini memiliki kekuatan tes yang lebih dibandingkan dengan uji tanda. Asumsi-asumsi untuk uji Wilcoxon. Data yang digunakan setidaknya berskala ordinal.
Contoh kasus.
Dari 15 orang siswa TK diminta menyusun urutan angka dari yang terkecil sampai yang terbesar. Skor dihitung dari benarnya susunan. Pada hari berikutnya siswa-siswa tersebut diminta kembali untuk menyusun angka tersebut dengan diiringi musik. 
Langkah analisis
  1. Klik Analyze>Nonparametric Test>2 Related Sample
  2. Masukkan kedua variabel kekolom Test Pair List
  3. Pilih Wilcoxon, klik Continue
  4. Kemudian OK
Hipotesis :
H0 = Tidak terdapat perbedaan skor yang signifikan terhadap perlakuan tanpa musik dan dengan musik
H1 = Terdapat perbedaan skor yang signifikan terhadap perlakukan tanpa musik dan dengan musik
Kriteria uji : Tolak hipotesis nol (H0) jika nilai signifikansi p-value (<0.05)
Hasil Output SPSS
Output Uji Wilcoxon


Dari tabel Ranks diketahui bahwa banyaknya skor dengan musik yang lebih besar dari skor tanpa musik ada 12 siswa dan ada 2 siswa yang skor tanpa musik lebih besar dari skor dengan musik.
Dari tabel Test Statistics di atas nilai Z sebesar -2.507, jika level signifikansi 0.05 dan menggunakan uji dua sisi.  Nilai Z kritis antara -1.96 dan 1.96, yang berarti berada di daerah penerimaan H1. Begitu juga dengan nilai signifikansi p-value sebesar 0.012 (<0.05) maka tolak hipotesis nol (H0). Jadi kesimpulannya terdapat perbedaan skor yang signifikan terhadap perlakuan tanpa musik dan dengan musik.

Download artikel [PDF]