29 Agustus 2011

MENGENAL AMOS GRAPHICS

AMOS (Analysis of Moment Structures) merupakan salah satu program analisis Sructural Equation Modeling (SEM) berbasis kovarian yang sangat dikenal. Salah satu keunggulan program ini karena user friendly. program ini menyediakan kanvas pada menu Amos graphic. Tidak seperti program SEM lainnya, kita harus menuliskan program yang sangat rumit sebelum menganalisisnya. Dengan Amos kita tidak menulis program tersebut, namun software akan membaca sendiri sesuai dengan gambar yang kita buat. Menu Amos graphic menyediakan kanvas dengan ikon-ikon yang mudah diingat untuk menggambar sebuah model. Penulis kali ini menggunakan AMOS 18.0. Tampilan menu Amos Graphic dapat dilihat pada gambar dibawah ini.

Menu Amos Graphic

Ikon-ikon dan fungsinya sebagai berikut :
  1. Rectangle icon : menggambar observed variable
  2. Oval icon : menggambar unobserved variable
  3. Indicator variable : menggambar laten variabel dan indikatornya
  4. Path icon : menggambar garis panah tunggal
  5. Covarian icon : menggambar garis panah ganda
  6. Error icon : menggambar variabel eror
  7. Title icon : menulis judul model
  8. Variable list (I) icon : menampilkan variabel digambar
  9. Variable list (II) icon : menampilkan variabel di model
  10. Single selection icon : memilih satu gambar
  11. Multiple selection icon : memilih semua gambar
  12. Multiple deselection icon : deselect semua gambar
  13. Duplicate icon : copi/dplicasi gambar
  14. Move icon : memindah gambar 
  15. Erase icon : menghapus gambar
  16. Shape change icon : menggubah ukuran gambar
  17. Rotate icon : menggubah indikator variabel
  18. Reflect icon : merefleksikan gambar
  19. Move parameter icon : memindah nilai parameter
  20. Scroll icon : menempatkan gambar ke bagian lain
  21. Touch-up icon : merapikan gambar
  22. Data file icon : memilih data
  23. Analyse properties icon : properti analisis
  24. Calculate estimates icon : menganalisis
  25. Clipboard icon : mengkopi gambar
  26. Text output icon : memilih data hasil analisis dalam bentuk teks
  27. Save diagram icon : menyimpan gambar/model
  28. Object properties icon : mendefinisikan properti variabel
  29. Drag properties icon : memindah properti objek
Ada beberapa cara dan aturan menggambar model dengan AMOS, antara lain :
  • Setiap konstruk yang posisinya sebagai kriteria harus memiliki eror
  • Setiap pengukuran harus mengandung eror. Besarnya eror adalah sama yaitu satu. Kecuali pada model regresi, Konstruk yang posisinya sebagai prediktor bisa tidak dilibatkan tetapi masing-masing prediktor harus dihubungkan dengan garis korelasi.
  • Setiap konstruk laten masing-masing minimal mempunyai satu vaiabel terukur
  • Setiap konstruk laten yang memiliki beberapa indikator, salah satu arah panah yang menuju indikator harus diberi bobot 1.
Langkah menggambar dan analisis dengan AMOS :
  1. Menyiapkan data. Data disimpan dalam format SPSS (.sav) supaya nanti Amos dapat menganalisis data tersebut. Tentunya dilakukan dengan menghubungkan model yang dibuat. Langkahnya File > Data file & File name. Pilih lokasi tempat menyimpan data. Klik Open > OK.
  2. Memilih keluaran analisis. Klik View > Analysis propertises > Output. Tandai (centang) antara lain : minimation history, standardized estimate, squared multiple correlation, test for normality and outlier, modification indices dan lain sebagainya.
  3. Gambar sesuai dengan model yang diinginkan.
  4. Memberi nama setiap konstruk. Caranya klik kanan pada objek, pilih project properties. Ketik nama pada variable name.
  5. Pada konstruk laten selain diberinama juga pemberian bobot. Caranya klik parameter kemudian tulis angka 1.
  6. Mengambil data. Setelah model/gambar selesai, saatnya mengambil data. Caranya klik View &Variable Data Set. kemudian muncul variable data set, lakukan drag and drop sesuai dengan nama variabelnya.
  7. Melakukan analysis. Klik Analyse & Calculate Estimate
  8. Menampilkan tabel ahasil analisis. Klik View &Text Output.
Nah... sekarang saatnya menginterpretasikan hasil output analisis.


Artikel dapat didownload [PDF]


8 komentar:

retno wahyuning astuti mengatakan...

Ijin tanya pak:
Saya mencoba menggunakan amos 18.00 untuk menguji CFA 2nd order pada dua model. Saat meng-calculated estimates model pertama angkanya tidak muncul pada gambar. Setelah saya kepo disuruh dicentang di bagian analysis properties > Numerical > “try to fit unidentified models” dan walhasil angka estimate nya muncul. Pada model kedua terjadi hal yang sama, tetapi setelah saya centang “try to fit unidentified models” angka estimate nya tidak muncul.
Mohon saran apa yang harus saya lakukan pada model kedua ya pak? Terima kasih sebelumnya.

Suseno Bimo mengatakan...

retno : Pada AMOS jika model mampu menghasilkan solusi estimasi, nilai parameter akan muncul pada model, dengan menu "view the output path diagram. Sepertinya ada masalah dengan data input dan menggambar modelnya. Cek data input dan model gambarnya.

moh maqbul mawardi mengatakan...

mau tanya nih pak. "view the output path diagram" di amos saya kok tidak muncul ya pak.. padahal sudah saya klik calculate estimate. tapi klao dilihat di "text ouput" muncul semua. kira2 maslahnya apa ya kok tidak mucul "view the output path diagram" ya pak n bagaimana solusi memunculkannya
mohon bantuannya n terima kasih

moh maqbul mawardi mengatakan...

pak mau tanya nik, kenapa ya,,, di amos saya "view the output path diagram" gak muncul alias gak bisa digunakan, padahal kalo dilihat dari "text output" hasilnya muncul semua. kira2 apa penyebanya dan bagaimana solusinya agar "view the output path diagram" bisa digunakan pak?
mohon bantunnnya N terima kasih

Suseno Bimo mengatakan...

Moh maqbul mawardi : Instal ulang aplikasi AMOS nya

prisca christian mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
prisca christian mengatakan...

pak saya ingin bertanya, kenapa ya pak setelah input data dan memilih jenis data yang diinginkan, data tersebut tidak bisa di run (muncul panah merah)? Terimakasih pak

Suseno Bimo mengatakan...

Prisca christian : maksudnya buat bakso dengan daging domba