20 November 2011

UJI KOLMOGOROV-SMIRNOV

"The Kolmogorov-Smirnov and Shapiro-Wilk tests do just this : they compare the scores in the sample to a normally distribution set of scores with the same mean and standard deviation. If the test is non-significant (p>0.05) it tells us that the distribution of the sample is non-significant different from a normal distribution (i.e. it is probably normal). If, however,the test is significant (p<0.05) then the distribution is question is significant different from a normal distribution (i.e. it is non-normal). (Andy Field, 2000)

Uji Kolmogorov-Smirnov termasuk dalam uji nonparametrik untuk kasus satu sample (one sample Kolmogorov-Smirnov). Uji ini dilakukan untuk menguji asumsi normalitas data. Tes dalam uji ini adalah tes goodness of fit yang mana tes tersebut untuk mengukur kesesuaian antara distribusi serangkaian sampel (data observasi) dengan distribusi frekuensi tertentu.

Contoh kasus
Data hasil ujian psikotes 30 mahasiswa apakah berdistribusi normal?

Data Ujian Psikotes
Data ujian psikotes
Langkah-langkah SPSS 
  1. Klik Analyze >Nonparametric >1 Sample K-S
  2. Masukkan variabel ujian psikotes ke dalam Test Variable List
  3. Klik OK
Hipotesis
H0= Nilai ujian psikotes berdistribusi normal
H1= Nilai ujian psikotes tidak berdistribusi normal

Kriteria uji :
Tolak hipotesis nol (H0) bila asymtotic signifikan value uji Kolmogorov-Smirnov < 0.50

Hasil Output SPSS

Output Uji Komogorov-Smirnov
Output Kolmogorov Smirnov Test

Hasil analisis di atas nilai Kolmogorov-Smirnov sebesar 0.799(>0.05), maka hipotesis nol (H0) diterima yang artinya nilai ujian psikotes 30 mahasiswa berdistribusi normal. Karena Kolmogorov-Smirnov test digunakan untuk mengetahui normalitas data, kita akan bandingkan dengan analisis QQ Plot. Apakah data juga berdistribusi normal ?

Grafik Normal Q-Q Plot Psikotes

Hasil uji dengan Diagram QQ Plot tampak bahwa data mengikuti garis diagonal yang menunjukkan bahwa data hasil ujian psikotes 30 mahasiswa bedistribusi normal.

Download artikel [PDF]

1 komentar:

Anonim mengatakan...

saya yudha. maaf mas mau nanya. kebetulan saya lagi skripsi nich. enelitian saya memakai uji asumsi klasik. nach, pas waktu saya konsulkan dosen pembimbing saya bertanya mengenai kriteria uji. disitu saya tulis H0= Nilai ujian psikotes berdistribusi normal
H1= Nilai ujian psikotes tidak berdistribusi normal. kok ditanya normal maksudnya gmn??? saya juga bingung mau jawab apa, cz referensi yang saya dapatkan cm menjelaskan gitu aj, mohon bantuannya