27 November 2009

REGRESI LOGISTIK

"Logistic regression may be used to model a relationship between a two category (binary) outcame variable (also called a dependent variable) and one or more axplanatory variables (also called insdependent or predictor variables). The estimates from a logistic regression model for each independent variables give an estimate of the effect of that variable on the outcame variable after adjusting for all other independent variables in the model,"(Cath Robert, Rachel Dolman, Anne Kingdon,2007).

("Model regresi logistik dapat digunakan untuk memodelkan hubungan antara dua kategori (binary) variabel hasil (variabel dependen/terikat) dan dua atau lebih variabel penjelas (variabel independen/bebas. Estimasi model regresi logistik untuk masing-masing variabel bebas memberikan perkiraan efek variabel tersebut terhadap variabel terikat setelah menyesuaikan dengannya dengan variabel bebas lainnya pada pemodelan tersebut," (Cath Robert, Rachel Dolman, Anne Kingdon,2007)).
Sumber : Sofyan dan Heri, SPSS Complete, 2009

Ada beberapa perbedaan antara analisis regresi berganda dengan analisis regresi logistik/binary logistik yaitu :
  1. Analisis regresi berganda terdapat uji F yaitu uji pengaruh bersama-sama variabel independen terhadap variabel dependen dan uji t yaitu untuk mengetahui pengaruh tiap variabel/masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen. sedangkan analisis regresi logistik hanya terdapat uji t.
  2. Pada analisis logistik variabel dependennya berskala dikotomis (dua pilihan), misalnya ya atau tidak, berkualitas atau tidak berkualitas, lulus atau gagal, sering atau jarang
Silahkan download artikelnya [PDF]